-->
  • Jelajahi

    Copyright ©
    Sinyal Bekasi

    Iklan

     




    Samsodin Apresiasi Kekompakan Warga RW 017 dalam Peringatan Maulid Nabi ‎

    29/08/2026, 22:18 WIB Last Updated 2026-08-29T15:52:35Z

    PENULIS : ADE DWI HIDAYAT

    ‎Ketua RW 017 Vila Mutiara Setu, Mohamad Samsodin, SH., MH

    Wartakinian.com, BEKASI – RW 017 Vila Mutiara Setu, Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di Masjid At-Taubah, Sabtu (29/8/2026).

    ‎Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema “Memperkuat Integritas dan Komitmen Kerja Melalui Semangat Keteladanan Rasulullah SAW.”

    ‎Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, lantunan sholawat Nabi yang dibawakan Majelis Taklim Muslimah dengan iringan qosidah, pembacaan Maulid Nabi, sambutan Ketua RW 017 yang juga Ketua DKM Masjid At-Taubah, serta tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Afif Athoilah, S.Pd., S.Ag.


    Ketua RW 017 Vila Mutiara Setu, Mohamad Samsodin, SH., MH., yang juga menjabat sebagai Ketua DKM Masjid At-Taubah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan perjuangannya dalam kehidupan sehari-hari.

    ‎Menurutnya, peringatan Maulid Nabi telah menjadi kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan oleh masyarakat di Masjid At-Taubah.

    ‎Samsodin juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga RW 017 yang telah menunjukkan kekompakan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

    ‎“ Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang sudah kompak dan ikut menyukseskan acara Maulid Nabi ini, baik melalui bantuan tenaga maupun materi,” ujarnya.

    ‎Atas nama pengurus DKM Masjid At-Taubah, Samsodin juga menyampaikan bahwa amal jariyah dan sedekah dari masyarakat telah memberikan manfaat bagi pembangunan sarana dan prasarana masjid.

    ‎Saat ini, pembangunan pagar samping Masjid At-Taubah telah berproses. Ia berharap pembangunan tersebut dapat terus berkelanjutan demi meningkatkan kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah.

    ‎“Mudah-mudahan apa yang dititipkan sebagai amal jariyah tersebut dilipatgandakan pahalanya, usahanya dilancarkan dan diberikan kesehatan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” ucapnya.

    ‎Selain menyampaikan pesan keagamaan, Samsodin sebagai Ketua RW 017 juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kerukunan menjelang proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

    ‎Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari proses demokrasi, namun jangan sampai merusak kebersamaan dan persaudaraan yang selama ini telah terjalin di lingkungan RW 017 Vila Mutiara Setu.

    ‎“Kami memberikan kebebasan kepada warga untuk menentukan pilihannya. Namun yang terpenting, setelah proses demokrasi selesai, kita tetap harus menjaga kerukunan dan kebersamaan. Harapan kita ke depan adalah memiliki pemimpin yang mampu bersinergi dengan masyarakat,” katanya.

    ‎Samsodin juga menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Menurutnya, kritik yang membangun sangat diperlukan sebagai bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.

    ‎“Saya bukan orang yang anti kritik. Justru kritik dan masukan yang membangun sangat kami harapkan demi kemajuan lingkungan dan masyarakat RW 017,” tegasnya.

    Dalam ceramahnya, Ustadz Afif Athoilah menyampaikan pesan mauidah hasanah kepada jamaah. Ia menjelaskan tiga makna penting dalam kegiatan tersebut, yakni At-Tafrih yang berarti menghadirkan kebahagiaan, At-Ta'lim yaitu menuntut ilmu dan mengaji bersama, serta At-Taghyir yang bermakna perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.


    ‎“Semoga melalui majelis yang penuh keberkahan ini, hati kita senantiasa diliputi kebahagiaan, bertambah ilmu dan keimanan, serta diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk terus berhijrah dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.


    ‎Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan makan bersama seluruh warga dan jamaah yang hadir.


    (Dwi)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    PEMERINTAH

    +
    /*]]>*/