WARTAKINIAN.COM — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya Dra. Hj. Wini, M.Si. terkesan bungkam dan sulit dihubungi saat dimintai konfirmasi terkait pemberitaan dugaan pemberian map merah berisi amplop kepada wartawan.
Upaya konfirmasi telah dilakukan awak media dengan menghubungi yang bersangkutan melalui sambungan telepon WhatsApp sebanyak tiga kali. Namun panggilan tersebut tidak diangkat. Kadinsos hanya memberikan jawaban singkat melalui pesan bahwa pada hari Selasa (10/3/2026) dirinya sedang tidak aktif bekerja dan tengah mengikuti sejumlah kegiatan rapat daring.
“Punten, abi hari ini off sareng nuju seueur zoom,” tulisnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Sosial (Sekdis) Kabupaten Tasikmalaya, dr. Iman, sempat menyampaikan melalui pesan WhatsApp pada Senin (9/3/2026) bahwa dirinya bersedia menemui awak media pada Selasa (10/3/2026) untuk memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut.
Namun pertemuan yang telah dijadwalkan itu batal terlaksana. Sekdis menyampaikan bahwa dirinya sedang mengalami gangguan kesehatan dan berada di rumah sakit.
“Mohon maaf, saya fokus dulu pada kesehatan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (10/3/2026).
Dalam pesan yang dikirim pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Sekdis dr. Iman kemudian mengarahkan awak media untuk melakukan klarifikasi langsung kepada Kepala Bidang (Kabid) KB di lingkungan Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya.
Upaya konfirmasi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas pemberitaan sebelumnya yang menyoroti dugaan pemberian map merah berisi amplop kepada wartawan usai kegiatan klarifikasi anggaran program intervensi stunting.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang tengah menjadi sorotan
tersebut. (WN)


