Tasikmalaya, wartakinian.com – Kondisi bagian depan rumah dinas Bupati Tasikmalaya terlihat bolong, Pada bagian atap luar bangunan tampak bekas rembesan air yang mengakibatkan plafon terlihat bolong dan rusak. Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh kebocoran pada atap saat hujan.
Sebagai rumah dinas kepala daerah yang menjadi salah satu wajah Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, kondisi bangunan seharusnya terawat dengan baik. Rumah dinas bukan hanya difungsikan sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi lokasi menerima tamu resmi serta mencerminkan citra pemerintah di mata masyarakat.
Kerusakan yang tampak pada bagian depan bangunan memunculkan pertanyaan mengenai pemeliharaan aset daerah. Apabila benar kerusakan tersebut terjadi akibat kebocoran yang telah berlangsung cukup lama, mengapa belum dilakukan perbaikan sehingga kerusakan semakin terlihat jelas?
Ironisnya, di tengah berbagai program pembangunan yang terus digaungkan pemerintah daerah, justru aset milik pemerintah yang berada di pusat pemerintahan terkesan luput dari perhatian. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi indikator lemahnya pengawasan terhadap pemeliharaan aset daerah.
Berharap instansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pemeliharaan rumah dinas segera melakukan pengecekan menyeluruh serta menyampaikan penjelasan kepada publik terkait kondisi bangunan tersebut. Transparansi diperlukan agar masyarakat mengetahui apakah kerusakan tersebut memang telah dianggarkan untuk diperbaiki atau justru belum menjadi prioritas!
Menurut ketua (FORUM BERSAMA WARTAWAN TASIK) FBWT Dadi N Saputra, Kritik ini bukan ditujukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pengelolaan aset milik pemerintah. Rumah dinas seorang bupati semestinya menjadi contoh bangunan pemerintah yang bersih, rapi, dan terawat, bukan justru menampilkan kerusakan yang dapat menimbulkan kesan kurang baik terhadap tata kelola pemerintahan,ujarnya 'sabtu (20/06/2026).
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak yang bertanggung jawab mengenai penyebab kerusakan pada atap depan rumah dinas maupun rencana perbaikannya. Media membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak terkait.
(WN)


