• Jelajahi

    Copyright ©
    Sinyal Bekasi

    Iklan

    Rehabilitasi Daerah Irigasi Cikunten II Tahap II Dimulai, Perkuat Ketahanan Pangan di Tasikmalaya

    17/06/2026, 11:23 WIB Last Updated 2026-06-17T04:23:46Z

    PENULIS : ADE DWI HIDAYAT


    Tasikmalaya
    , wartakinian.com – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, resmi melaksanakan proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Cikunten II (Tahap II) sebagai upaya meningkatkan layanan irigasi dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.


    Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut mencakup rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 7,55 kilometer yang akan melayani areal persawahan seluas 934 hektare. Proyek ini berlokasi di Daerah Irigasi Cikunten II dan dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp83.699.145.000 (termasuk PPN).



    Pekerjaan dimulai pada 14 April 2026 dan ditargetkan selesai pada 18 Desember 2026, dengan masa pelaksanaan selama 249 hari kalender. Pelaksanaan konstruksi dipercayakan kepada PT Nugraha Adi Raya, sementara pengawasan dilakukan oleh konsultan supervisi KSO PT Inakko Internasional Konsulindo – PT Supraharmonia Konsultindo.


    Rehabilitasi ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem irigasi, memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, serta mengurangi potensi kehilangan air di sepanjang saluran. Dengan jaringan irigasi yang lebih baik, produktivitas pertanian di wilayah Tasikmalaya diharapkan meningkat sehingga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para petani.


    Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung kelancaran pelaksanaan proyek dengan menjaga fasilitas yang dibangun. Keberhasilan pembangunan infrastruktur irigasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Tasikmalaya.


    (WN)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    PEMERINTAH

    +
    /*]]>*/