WARTAKINIAN.COM – Komunitas Jurnalis Bekasi (KOJAS) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di RM MG Yadi, kawasan wisata Kali Cipamingkis, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi, menyusun program kerja, sekaligus menetapkan kepengurusan baru untuk periode 2026–2029.
Raker yang dihadiri pengurus dan anggota berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kebersamaan, serta semangat untuk memperkuat organisasi agar semakin solid, profesional, dan berdaya guna bagi para jurnalis di Bekasi Raya.
Melalui musyawarah yang berlangsung secara demokratis, peserta rapat sepakat menetapkan susunan kepengurusan Komunitas Jurnalis Bekasi (KOJAS) periode 2026–2029. Dalam hasil rapat tersebut, Wahyu Gusnanda P. yang akrab disapa Arab kembali dipercaya memimpin organisasi sebagai Ketua KOJAS.
Posisi Wakil Ketua diamanahkan kepada Mansur, Sekretaris I dijabat H. (Mdr) Saman, Sekretaris II dipercayakan kepada TB. Ricky Zulkarnain, sementara Bendahara dijabat Catur Bambang Setiono.
Pada bidang hubungan masyarakat (Humas), Abd. Jana Suhendra (Janong) ditetapkan sebagai Humas I dan Alex sebagai Humas II. Kepengurusan juga akan diperkuat sejumlah koordinator bidang serta anggota lainnya guna mendukung pelaksanaan program kerja organisasi sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Pengukuhan kepengurusan tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga eksistensi KOJAS selama tiga tahun ke depan sebagai wadah para jurnalis dalam meningkatkan profesionalisme, mempererat solidaritas, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ketua KOJAS terpilih, Wahyu Gusnanda P. (Arab), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi selama tiga tahun mendatang.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada saya. Kepengurusan ini bukan milik individu, tetapi milik seluruh anggota KOJAS. Karena itu, kita harus bergerak bersama, saling mendukung, dan menjaga kekompakan demi kemajuan organisasi," ujar Arab.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pengurus, tetapi juga oleh partisipasi aktif seluruh anggota dalam menjalankan program-program yang telah disepakati bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Arab juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur, mitra, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Raker KOJAS 2026 dapat terlaksana dengan baik.
"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh donatur dan pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya Rapat Kerja KOJAS 2026. Dukungan yang diberikan, baik moril maupun materil, sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan organisasi ini," katanya.
Arab juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota dan peserta kegiatan atas adanya penyesuaian agenda dari konsep awal yang telah direncanakan sebelumnya. Menurutnya, perubahan tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi anggaran yang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan.
"Kami juga memohon maaf kepada seluruh anggota dan peserta karena ada beberapa agenda yang harus disesuaikan dari konsep awal. Hal tersebut dilakukan karena kondisi anggaran yang belum sepenuhnya tercapai. Namun demikian, kami bersyukur kegiatan inti rapat kerja tetap dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan keputusan-keputusan penting bagi organisasi," ungkapnya.
Ia berharap dukungan dan kebersamaan seluruh anggota serta para mitra dapat terus terjalin dalam setiap kegiatan KOJAS ke depan.
"Apa yang terjadi pada kegiatan kali ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami. Ini menjadi acuan untuk memperbaiki perencanaan, memperkuat koordinasi, dan mempersiapkan kegiatan organisasi dengan lebih matang agar program-program KOJAS berikutnya dapat berjalan lebih optimal," tambahnya.
Sementara itu, Pendiri Komunitas Jurnalis Bekasi (KOJAS), Ade Dwi Hidayat, menjelaskan bahwa masa jabatan ketua selama tiga tahun merupakan hasil pertimbangan bersama agar kepemimpinan memiliki waktu yang cukup untuk menjalankan visi, program kerja, serta melakukan evaluasi secara menyeluruh.
"Periode kepengurusan selama tiga tahun dipilih agar roda organisasi dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan. Dalam kurun waktu tersebut, seorang ketua memiliki kesempatan yang cukup untuk merencanakan, menjalankan, sekaligus mengevaluasi program kerja secara maksimal. Organisasi membutuhkan stabilitas agar target-target yang telah disusun tidak berhenti di tengah jalan," jelas Ade.
Menurutnya, KOJAS tidak hanya menjadi wadah silaturahmi para wartawan, tetapi juga harus mampu menjadi organisasi profesi yang aktif meningkatkan kapasitas anggotanya serta berperan dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang berimbang dan bertanggung jawab.
Selain menetapkan kepengurusan baru, Raker KOJAS 2026 juga membahas sejumlah program strategis yang akan menjadi fokus organisasi selama tiga tahun ke depan. Salah satu agenda prioritas adalah rencana audiensi dengan berbagai instansi pemerintah di Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, hingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Audiensi tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi, membangun sinergi yang positif, serta meningkatkan peran KOJAS sebagai mitra strategis dalam mendukung keterbukaan informasi publik dan pembangunan daerah.
Tak hanya itu, rapat juga membahas program peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan jurnalistik, diskusi publik, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga penguatan etika dan profesionalisme wartawan di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Hingga berakhirnya kegiatan, suasana kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai seluruh rangkaian acara. Para anggota berharap kepengurusan yang baru dapat membawa KOJAS menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, independen, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi dunia jurnalistik serta masyarakat luas.
(Red)


