BEKASI — Sebuah majelis ilmu dan pembinaan ruhani bernama Majelis Ilmu Riḥlat Al-Qalb (Perjalanan Hati) hadir sebagai wadah pembelajaran tauhid, dzikir, serta pengobatan ruhani yang berlandaskan Al-Qur'an dan nilai-nilai Islam.
Majelis ini mengusung visi menjadi pusat ilmu dan pengobatan ruhani yang membimbing masyarakat untuk mengenal Allah, membersihkan hati, serta menghadirkan ketenangan lahir dan batin melalui pendekatan tauhid, hikmah, dan kasih sayang.
Dalam keterangannya, pengurus majelis, Didik Santoso menjelaskan bahwa Riḥlat Al-Qalb dibangun atas keyakinan bahwa hati merupakan pusat kehidupan manusia. Oleh karena itu, pembinaan spiritual dilakukan melalui penguatan ilmu tauhid, dzikir, doa, muhasabah, serta pembentukan akhlak yang baik.
Selain menjadi tempat menuntut ilmu, majelis ini juga mengembangkan pendekatan pengobatan ruhani sebagai bentuk ikhtiar penyembuhan yang berlandaskan doa, ayat-ayat Al-Qur'an, hikmah, dan nilai-nilai Islam. Meski demikian, majelis menegaskan bahwa kesembuhan hakikatnya berasal dari Allah SWT, sementara manusia hanya berusaha melalui berbagai ikhtiar yang dibenarkan syariat.
Riḥlat Al-Qalb memiliki sejumlah misi utama, di antaranya menanamkan pemahaman tauhid yang lurus, membimbing penyucian hati, membantu masyarakat memperoleh ketenangan jiwa, serta memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial tanpa membedakan latar belakang golongan maupun status sosial.
Adapun nilai dasar yang menjadi landasan majelis ini meliputi tauhid sebagai jalan utama, hati sebagai pusat kehidupan, dzikir dan doa sebagai penyembuh, pentingnya mengamalkan ilmu, pengobatan sebagai ikhtiar, serta menebarkan kasih sayang dan ketenangan kepada sesama.
Melalui kegiatan ilmu, dzikir, pembinaan akhlak, dan pelayanan ruhani, Majelis Ilmu Riḥlat Al-Qalb berharap dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk semakin dekat kepada Allah SWT serta menemukan kedamaian dalam menjalani berbagai ujian kehidupan.
(Red)


