• Jelajahi

    Copyright ©
    Sinyal Bekasi

    Iklan

     


    Lurah Mustikasari Minta Maaf atas Insiden Pengusiran Wartawan

    31/03/2026, 13:47 WIB Last Updated 2026-03-31T06:48:11Z

    PENULIS : ADE DWI HIDAYAT


    WARTAKINIAN.COM
    – Lurah Mustikasari, Kota Bekasi, Aditya, menyampaikan permohonan maaf atas insiden pengusiran wartawan yang terjadi saat rapat pembahasan pemasangan portal jalan guna membatasi kendaraan bertonase tinggi.


    Peristiwa tersebut terjadi di Kantor Kelurahan Mustikasari. Sejumlah awak media mengaku kecewa karena tidak diperkenankan masuk ke dalam ruang rapat. Bahkan, pengusiran disebut dilakukan oleh Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem) dengan nada tinggi, sehingga memicu ketegangan.


    Menanggapi kejadian itu, Aditya memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada para jurnalis atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menjelaskan, keterbatasan kapasitas ruangan menjadi alasan utama.



    “Kepada rekan-rekan media, saya memohon maaf atas kejadian kemarin. Ruangan rapat memang terbatas dan hanya dapat menampung sekitar 20 orang, dan kami sudah menegur Kasipemnya untuk tidak melakukan hal yang serupa,"ujar Aditya.


    Ia menegaskan, tidak ada maksud dari pihak kelurahan untuk menghalangi tugas jurnalistik. Menurutnya, kondisi tersebut murni disebabkan keterbatasan tempat.


    “Kami menyadari bahwa peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun demikian, hal tersebut tidak seharusnya menimbulkan kesalahpahaman, apalagi tindakan yang kurang berkenan. Kami akan melakukan evaluasi agar ke depan koordinasi dan komunikasi dengan rekan-rekan media dapat berjalan lebih baik,” tambahnya.


    Insiden ini menjadi perhatian berbagai pihak, mengingat media memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang dan sinergi antara pemerintah dan insan pers tetap terjaga.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    PEMERINTAH

    +
    /*]]>*/