-->
  • Jelajahi

    Copyright ©
    Sinyal Bekasi

    Iklan

     




    Situ Cibeureum Jadi Ruang Belajar, 90 Siswa Kenali Flora dan Fauna, Yandi Hermawan: Buka Pintu Untuk Sekolah Lain ‎

    08/09/2026, 12:50 WIB Last Updated 2026-09-08T05:50:10Z

    PENULIS : ADE DWI HIDAYAT

    Kepala Kasi Pemerintahan Yandi Hermawan sedang memberikan edukasi kepada siswa didampingi Kepala Desa Lambangsari Pipit Haryanti.,S.Ei pada Selasa (08/09/2026).


    BEKASI, Wartakinian.com – Kegiatan Jelajah Literasi Situ Cibeureum menjadi sarana edukasi bagi 90 siswa dan siswi Level 5 SD Yayasan Al Muslim untuk mengenal lebih dekat ekosistem dan potensi wisata Situ Cibeureum, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

    ‎Kepala Desa Lambangsari Pipit Haryanti, S.Ei., melalui Kasi Pemerintahan Desa Lambangsari, Yandi Hermawan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman dan pengetahuan baru kepada para siswa mengenai kondisi ekosistem yang berada di kawasan Situ Cibeureum.

    ‎“Tujuannya kami untuk memberikan pengetahuan baru yang berkaitan dengan ekosistem yang berada di Situ Cibeureum, baik itu flora maupun fauna,” ujar Yandi.

    ‎Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari gerakan penyelamatan Situ Cibeureum yang tengah didorong oleh Pokdarwis Situ Cibeureum.

    ‎“Dan juga ada gerakan penyelamatan Situ Cibeureum yang diprogramkan oleh Pokdarwis Situ Cibeureum,” katanya.

    ‎Yandi berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak sekolah. Ia menyebut pemerintah desa siap mendukung sekaligus memfasilitasi kegiatan edukasi dan pengembangan wisata lokal di kawasan tersebut.

    ‎“Harapan kami Pokdarwis membuka pintu untuk sekolah-sekolah lain untuk melakukan kegiatan yang sama. Insyaallah kami akan tetap fasilitasi dan kita lakukan pemanduan wisata lokal, yang mana untuk menggali potensi pariwisata Situ Cibeureum agar lebih dikenal oleh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

    ‎

    ‎Kegiatan Jelajah Literasi Situ Cibeureum berlangsung pada Selasa (8/9) pagi. Puluhan siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai sejarah Situ Cibeureum, tetapi juga diajak mengamati berbagai flora dan fauna yang berada di sekitar kawasan.

    ‎Para peserta kemudian mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Edukasi tersebut diperkuat melalui kegiatan penanaman pohon yang dilakukan di kawasan situ.

    ‎Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa Situ Cibeureum memiliki potensi lebih dari sekadar kawasan perairan. Dengan lingkungan alam yang dimiliki, kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi wisata edukasi, tempat masyarakat dan generasi muda mengenal lingkungan sekaligus belajar menjaga kelestariannya.

    ‎Upaya melibatkan pelajar dalam kegiatan lingkungan diharapkan menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kepedulian sejak dini sekaligus memperkenalkan potensi Situ Cibeureum kepada masyarakat secara lebih luas.

    (Dwi)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    PEMERINTAH

    +
    /*]]>*/