Pipit meminta masyarakat Desa Lambangsari membatasi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak. Warga juga diimbau menggunakan masker dan kacamata sebagai langkah perlindungan dari paparan abu vulkanik.
“Menyikapi fenomena bencana alam erupsi Gunung Anak Krakatau yang abu vulkaniknya sudah sampai wilayah Bekasi, tentu saya mengimbau kepada masyarakat Lambangsari untuk membatasi keluar rumah yang tidak penting, menggunakan masker dan menggunakan kacamata,” ujar Pipit.
Ia juga mengingatkan warga untuk mengambil langkah antisipasi apabila intensitas abu vulkanik semakin meningkat. Salah satunya dengan menutup rapat pintu dan jendela rumah agar abu tidak mudah masuk ke dalam ruangan.
“Kalau memang abunya semakin banyak, sebaiknya kunci rapat-rapat jendela rumah,” tambahnya.
Menurut Pipit, kewaspadaan masyarakat menjadi hal penting dalam menghadapi kondisi tersebut. Ia berharap warga tidak panik, namun tetap mengikuti informasi dan imbauan dari pihak berwenang serta menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Pipit juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar situasi bencana tersebut segera berakhir dan kondisi kembali normal.
“Semoga bencana ini cepat berakhir dan kita semua, seluruh Indonesia, selalu dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.
(Dwi)


