-->
  • Jelajahi

    Copyright ©
    Sinyal Bekasi

    Iklan

     




    Anggaran Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-394 Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan Transparansi Penggunaan Dana

    27/07/2026, 11:21 WIB Last Updated 2026-07-27T04:21:56Z

    PENULIS : ADE DWI HIDAYAT


    Tasikmalaya
    , wartakinian.com – Perhelatan Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-394 yang digelar dengan rangkaian kegiatan hiburan dan promosi ekonomi kreatif mulai menjadi sorotan publik. Di tengah semarak perayaan yang mengusung tema “Nyorang Mangsa Tasik Raharja”, pertanyaan mengenai besaran anggaran serta sumber dan penggunaan dana kegiatan mulai mengemuka.


    Salah satu agenda yang tercantum dalam rangkaian perayaan adalah Jayantara Priangan Timur 2026, yang menghadirkan berbagai kegiatan seperti pameran UMKM, talkshow, live cooking, hingga hiburan musik. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sendiri telah mempublikasikan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-394 melalui kanal resminya.


    Namun, masyarakat dinilai berhak mengetahui secara terbuka berapa total anggaran yang dialokasikan untuk seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Mulai dari biaya penyelenggaraan acara, panggung dan perlengkapan, promosi, hingga belanja hiburan dan jasa lainnya.


    “Kami bukan mempersoalkan perayaannya. Yang kami pertanyakan adalah transparansi anggarannya. Berapa total dana yang digunakan dan dari mana sumbernya?” demikian pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.


    Sorotan tersebut menjadi penting mengingat setiap penggunaan anggaran pemerintah daerah harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Publik berharap pemerintah daerah tidak hanya menampilkan kemeriahan acara, tetapi juga membuka informasi mengenai rencana anggaran, realisasi belanja, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengadaan kegiatan.


    Hingga kini, informasi mengenai total anggaran khusus rangkaian Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-394 belum ditemukan dalam sumber resmi yang dapat diakses publik secara jelas. Karena itu, diperlukan penjelasan resmi dari pihak terkait agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.


    Perayaan hari jadi seharusnya menjadi momentum kebanggaan bersama. Namun, semarak perayaan akan semakin bermakna apabila dibarengi dengan keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik. 


    (WN)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    PEMERINTAH

    +
    /*]]>*/