-->
  • Jelajahi

    Copyright ©
    Sinyal Bekasi

    Iklan

    Diduga Rem Blong, Truk Ekspedisi Hantam 10 Pengendara di Lampu Merah Unisma 45 Bekasi ‎

    29/06/2026, 13:03 WIB Last Updated 2026-06-29T06:08:53Z

    PENULIS : ADE DWI HIDAYAT


    Wartakinian.com
    , Kota Bekasi - Sebuah truk ekspedisi menabrak sejumlah sepeda motor di Jalan Cut Meutia, tepatnya di dekat persimpangan Universitas Islam "45" (Unisma), Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. 


    ‎Kecelakaan tersebut menyebabkan pengemudi ojek online (ojol) berinisial S (42) tewas di lokasi kejadian karena luka berat di kepala.


    ‎Selain itu, sembilan pengendara lainnya mengalami luka-luka, sementara sedikitnya lima sepeda motor rusak akibat benturan. 


    ‎Yang meninggal satu orang, ojol. Kepalanya hancur," ujar saksi mata, Bayu Kusuma (24), saat ditemui di lokasi kejadian.


    ‎Truk melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Bekasi sebelum memasuki persimpangan. 


    ‎Saat itu, lampu lalu lintas untuk kendaraan dari arah Jakarta sudah menunjukkan lampu merah.


    ‎Namun, truk tetap melaju hingga menghantam deretan sepeda motor yang sedang berhenti menunggu lampu hijau. 


    ‎Setelah menabrak kendaraan yang berhenti di lampu merah, truk masih terus melaju dan kembali menghantam pengendara dari arah Tol Bekasi Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi.


    ‎"Ada sekitar lima sepeda motor yang mengalami kerusakan akibat tabrakan tersebut," ujar Bayu. 


    ‎Ia menduga truk mengalami rem blong karena sejak jauh sebelum tiba di persimpangan, kendaraan tersebut sudah melaju dengan kecepatan tinggi. "Mobilnya sempat oleng ke kiri, dan di sebelah kiri banyak motor yang lagi berhenti," kata dia.



    ‎Kondisi lalu lintas dari arah Jakarta saat kejadian tidak terlalu padat. Namun, arus sepeda motor cukup ramai karena bertepatan dengan jam berangkat kerja. 


    ‎Sementara itu, petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Hardi Sanusi, mengatakan penyebab pasti kecelakaan masih belum dapat dipastikan. 


    ‎Menurut dia, kecelakaan diduga terjadi ketika kendaraan melintas di persimpangan saat pergantian lampu lalu lintas.


    ‎"Mobil truknya kencang. Kebetulan posisinya nanggung, mau merah. Tapi ada yang enggak sabar jalan. Nah, yang dari SMP 2 kencang, langsung tabrak," ujar Hardi.


    ‎Meski demikian, Hardi belum dapat memastikan dugaan rem blong sebagaimana disampaikan saksi. Sebab, berdasarkan pengamatannya, truk masih sempat melakukan pengereman sebelum terjadi tabrakan.


    ‎"Kalau rem blong, enggak mungkin ngerem," katanya.


    ‎Menurut Hardi, korban meninggal mengalami luka paling berat, sedangkan sejumlah korban lain terpental akibat kerasnya benturan. 


    ‎Saat ini, sopir truk sudah dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota untuk dimintai keterangan. Sedangkan korban meninggal dibawa ke RSUD Kota Bekasi.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    PEMERINTAH

    +
    /*]]>*/