WARTAKINIAN.COM — Warga RT 008/RW 033, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, mengeluhkan kondisi sebidang tanah yang diduga dikelola oleh ISPI Mutiara Gading Timur (MGT) karena tidak terurus dan menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
Lahan tersebut terlihat dipenuhi pepohonan lebat dan semak belukar. Selain itu, di sejumlah titik juga ditemukan tumpukan sampah yang diduga dibuang oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Ketua RW 033, Refmuti Chandra, mengatakan warga kerap mengeluhkan munculnya binatang dari area tersebut, terutama saat hujan turun.
“Warga kami banyak yang mengeluh. Kalau hujan, binatang dari lokasi itu keluar. Warga khawatir ada ular, karena ada yang mengaku pernah melihat ular kecil. Selain itu, ada juga pedagang kaki lima yang membuang sampah di lokasi itu,” ujar Refmuti saat ditemui.
Menurutnya, kondisi lahan yang tidak terawat tersebut berpotensi membahayakan keselamatan warga serta memperburuk kebersihan lingkungan.
Ia berharap pengelola lahan dapat segera mengambil langkah untuk membersihkan dan menata area tersebut agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar.
“Intinya lahan itu dibersihkan. Kalau memungkinkan, kami berharap bisa dimanfaatkan untuk menampung pedagang kaki lima yang saat ini berjualan di pinggir jalan, sehingga lingkungan tidak terlihat kumuh,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya menilai kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang jelas.
“Ini bukan baru terjadi, sudah lama dibiarkan. Warga berharap ada perhatian serius dari pihak terkait agar lingkungan tetap aman dan nyaman. Jangan sampai menunggu ada kejadian yang merugikan warga,” ujarnya.
Ia juga mendorong adanya koordinasi antara pihak pengelola lahan dengan pemerintah setempat untuk mencari solusi terbaik bagi pemanfaatan lahan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak ISPI Mutiara Gading Timur terkait keluhan warga tersebut.
(Red)






