• Jelajahi

    Copyright ©
    Sinyal Bekasi

    Iklan

    RW 10 Griya Srimahi Indah Gelar Penandatanganan Hibah Ambulans dan Rapat Koordinasi Warga

    23/01/2026, 16:31 WIB Last Updated 2026-01-23T09:31:43Z

    PENULIS : ADE DWI HIDAYAT


    WARTAKINIAN.COM
    - Tambun Utara, Kabupaten Bekasi – Warga RW 10 Perumahan Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan penandatanganan surat hibah mobil ambulans sekaligus rapat koordinasi lingkungan, Kamis malam (22/1/2026). 


    Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Ketua RT 06/10, Blok H4 No. 27, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.


    Rapat dipimpin langsung oleh Ketua RW 10 Srimahi, Abdan Sakuro, SH, dan dihadiri para Ketua RT di lingkungan RW 10 atau perwakilannya.


    Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan surat hibah satu unit mobil Daihatsu Zebra dari Nicodemus Yudianto Wira W (Nico), warga GSI Blok H, kepada warga RW 10 Srimahi. Penyerahan hibah secara resmi diwakili oleh Abdan Sakuro selaku Ketua RW 10, dengan disaksikan para Ketua RT.


    Ketua RW 10 Abdan Sakuro menyampaikan bahwa kendaraan tersebut nantinya akan difungsikan sebagai mobil ambulans sekaligus mobil jenazah untuk kepentingan sosial warga.


    “Mobil hibah ini sangat bermanfaat bagi warga RW 10, khususnya dalam kondisi darurat dan pelayanan sosial,” ujarnya.


    Meski demikian, mobil tersebut masih membutuhkan perawatan lanjutan agar dapat digunakan secara maksimal. Untuk kelengkapan ambulans, tandu beroda (brankar) telah tersedia. 


    Sementara itu, pengadaan keranda ambulans sedang dalam proses pemesanan dan dibiayai secara pribadi oleh Ketua RW.


    Selain membahas hibah ambulans, rapat juga menghasilkan keputusan terkait iuran sosial (rukem). Disepakati bahwa iuran yang sebelumnya sebesar Rp2.000 per keluarga akan dinaikkan menjadi Rp5.000 per keluarga, dan mulai berlaku pada Februari 2026.


    Dana iuran sosial tersebut nantinya akan dialokasikan untuk santunan duka sebesar Rp1.000.000 kepada keluarga warga yang meninggal dunia. Sisa dana akan digunakan untuk perawatan dan perbaikan mobil ambulans/jenazah secara berkala, serta kebutuhan sosial lainnya di lingkungan RW 10.


    Dalam rapat tersebut juga dibahas persoalan banjir dan genangan air yang kerap terjadi akibat curah hujan tinggi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, RW 10 berencana memiliki mesin penyedot air sebagai aset inventaris lingkungan.


    Adapun rencana pengadaan mesin tersebut akan dilakukan melalui patungan para Ketua RT dengan nominal yang masih akan dibahas lebih lanjut, serta membuka peluang dukungan dari calon donatur.


    Ketua RW berharap, seluruh program dan keputusan yang telah disepakati dapat berjalan dengan baik demi meningkatkan pelayanan sosial dan kenyamanan warga RW 10 Srimahi.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    PEMERINTAH

    +
    /*]]>*/