
Wartakinian.com, BEKASI — Persaingan ketat mewarnai penghitungan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Di TPS 001 Kampung Pabuaran, dua calon yang sama-sama mencoblos di TPS tersebut, Pipit Haryanti S.Ei nomor urut 04 dan Subur Subangkit nomor urut 01, terlibat duel perolehan suara yang cukup sengit.
Dalam penghitungan suara yang berlangsung pada Minggu (20/9/2026), Pipit Haryanti nomor urut 04 berhasil mengamankan 177 suara, unggul 24 suara atas Subur Subangkit nomor urut 01 yang memperoleh 153 suara.
Sementara itu, calon nomor urut 02, Hj. R. Yance Herliayanti, memperoleh 45 suara. Sedangkan calon nomor urut 03, Tuti Elawati, mendapatkan 11 suara.
Perolehan tersebut membuat Pipit Haryanti menjadi calon dengan suara terbanyak di TPS 001. Meski demikian, selisih 24 suara dengan Subur Subangkit menunjukkan bahwa persaingan di TPS tersebut berlangsung cukup ketat.
![]() |
| Ketua KPPS TPS 001, Andika Wisnu Pratama, didampingi Anggota KPPS Tiara |
Ketua KPPS TPS 001, Andika Wisnu Pratama, membenarkan hasil penghitungan suara tersebut. Ia menyampaikan seluruh perolehan suara masing-masing calon berdasarkan hasil penghitungan di TPS 001.
“Di TPS 001 untuk hasil hari ini adalah nomor urut 1 mencapai 153 suara, nomor urut 2 di 45 suara, calon nomor urut 3 di 11 suara dan calon nomor urut 4 di 177 suara,” ujar Andika Wisnu Pratama kepada Wartakinian, Minggu (20/9/2026).
Dari total 410 pemilih dalam DPT, tercatat sebanyak 388 pemilih hadir dan menggunakan hak pilihnya. Selain itu terdapat pemilih tambahan pada hari pelaksanaan, termasuk pemilih DPK sebanyak dua suara.
Dalam penghitungan tersebut juga ditemukan 2 suara tidak sah.
Andika menjelaskan, berdasarkan data yang tercatat di TPS 001, terdapat 25 pemilih yang tidak hadir. Sementara itu, terdapat penambahan tiga pemilih pada hari pelaksanaan.
Di tengah ketatnya persaingan suara, Andika mengajak seluruh masyarakat Lambangsari untuk tetap menjaga suasana aman, damai dan kondusif. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi merupakan hal yang wajar dan tidak boleh menjadi pemicu perpecahan.
Ia meminta masyarakat menerima seluruh proses demokrasi dengan tetap mengedepankan persatuan dan kepentingan Desa Lambangsari.
“Pesan saya kepada warga, tetap jaga kekompakan dan junjung tinggi demokrasi. Jangan ada perpecahan. Apa pun hasilnya nanti, siapa pun pemimpinnya, yang paling utama adalah keberlangsungan Desa Lambangsari agar lebih baik,” tegasnya.
Hasil penghitungan di TPS 001 menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian Pilkades Lambangsari. Keunggulan Pipit Haryanti dengan 177 suara sekaligus menunjukkan dukungan kuat di TPS tersebut, namun hasil itu belum dapat menjadi gambaran akhir perolehan suara secara keseluruhan.
Sebab, masih terdapat 22 TPS lainnya yang menjadi bagian dari proses penghitungan suara Pilkades Lambangsari.
Secara keseluruhan, Desa Lambangsari memiliki 23 TPS yang tersebar di sejumlah wilayah untuk melayani masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya.
Kini perhatian masyarakat tertuju pada hasil penghitungan di TPS-TPS lainnya. Perolehan suara dari seluruh TPS nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan calon yang memperoleh suara terbanyak dalam Pilkades Lambangsari.
Hasil akhir pun masih menjadi penantian, sementara dinamika perolehan suara dari setiap TPS terus bermunculan.
(Dwi)

