• Jelajahi

    Copyright ©
    Sinyal Bekasi

    Iklan

     


    Kabid PPKB Tasikmalaya Beri Amplop usai Audiensi, Apa Tujuannya?

    06/03/2026, 11:50 WIB Last Updated 2026-03-06T04:51:26Z

    PENULIS : ADE DWI HIDAYAT


    WARTAKINIAN.COM
    – Sebuah kejadian yang menimbulkan tanda tanya terjadi usai kegiatan audiensi di lingkungan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Tasikmalaya. 


    Setelah pertemuan selesai, seorang Kepala Bidang (Kabid) PPKB Yanti diduga memberikan map kepada salah satu peserta audient, yang didalamnya terdapat sebuah amplop, (Jumat 6 maret 2026).


    Peristiwa tersebut langsung memicu berbagai spekulasi. Pasalnya, pemberian map yang berisi amplop usai audiensi dinilai tidak lazim dalam kegiatan resmi pemerintahan, terlebih jika tidak disertai penjelasan terbuka mengenai maksud dan tujuannya.


    Berdasarkan informasi yang dihimpun, map tersebut dibagikan setelah forum audiensi berakhir. Saat dibuka, di dalam map itu terdapat sebuah amplop yang diduga berisi sejumlah uang. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi terkait tujuan dari pemberian tersebut.


    Salah peserta audient yang mengetahui kejadian tersebut mengaku terkejut dengan adanya pemberian map berisi amplop setelah kegiatan audiensi.


    “Setelah audiensi selesai, Kabid memberikan map. Ketika dibuka ternyata di dalamnya ada amplop. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, sebenarnya untuk apa amplop itu diberikan,” ujarnya.



    Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan dari publik. Audiensi yang seharusnya menjadi forum komunikasi terbuka antara masyarakat dan pemerintah justru diwarnai dengan tindakan yang dapat menimbulkan persepsi negatif.


    Sejumlah pihak menilai, jika pemberian tersebut memang berkaitan dengan kegiatan resmi seperti uang transport atau honor kegiatan, seharusnya disampaikan secara terbuka dan memiliki dasar administrasi yang jelas. Transparansi dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.


    Selain itu, tindakan pejabat publik dalam kegiatan resmi seharusnya tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan, sebagaimana semangat pelayanan publik dan keterbukaan informasi.


    Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kabid PPKB Kabupaten Tasikmalaya belum memberikan klarifikasi resmi terkait tujuan pemberian map yang didalamnya terdapat amplop yang berisi uang tersebut.


    Publik kini menunggu penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi yang dapat merusak kepercayaan terhadap institusi pemerintah.


    (WN)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    PEMERINTAH

    +
    /*]]>*/