• Jelajahi

    Copyright ©
    Sinyal Bekasi

    Iklan

    Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT Atas Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR

    20/01/2026, 03:57 WIB Last Updated 2026-01-19T20:57:38Z

    PENULIS : ADE DWI HIDAYAT


    WARTAKINIAN.COM
    - Melansir Sindonews.com, Wali Kota Madiun Maidi tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Dia tiba pukul 22.35 WIB, Senin (19/1/2026).


    Berdasarkan pantauan langsung di Gedung KPK, Maidi tiba dengan mengenakan jaket berwarna biru dan topi serta membawa tas jinjing. Dia memilih langsung masuk ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.


    KPK melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur, Senin (19/1/2026). Dari operasi senyap ini, KPK total menangkap 15 orang. 



    Setelah pemeriksaan awal, selanjutnya 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, OTT ini terkait dugaan fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR). "Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait fee proyek dan dana CSR di Kota Madiun," kata Budi.


    Namun, dia belum menjelaskan lebih jauh perihal proyek dan dana CSR tersebut. KPK turut menangkap Wali Kota Madiun Maidi dalam operasi tersebut.


    Dalam operasi senyap ini, KPK turut menyita barang bukti berupa uang tunai. "Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah," ujarnya.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    PEMERINTAH

    +
    /*]]>*/